Ada perbedaan mencolok dalam Lebaran 1430 H ini. Kalo dulu saya pasti dapat THR sekarang saya mesti memberi THR kepada dua orang karyawan saya.
Tahun lalu saya tidak pusing mikirin THR sekarang agak peras otak dan sedikit peras keringat agar bisa beri THR karyawan saya.
Tapi syukurlah, semua kewajiban bayar THR, belanja untuk Lebaran sudah beres. Mohon maaf sombong dikit tapi ini untuk motivasi saja.
Sejak akhir tahun lalu saya memberanikan diri buka usaha sendiri (belajar jadi juragan kecil-kecilan lah) setelah bertahun-tahun yang melelahkan kerja ikut orang.
Tentu saja ada plus minus dan ada baik buruknya dari keduanya. Kalao ikut orang, hari libur ditentukan perusahaan, kerja sendiri kita sendiri yang menentukan liburnya hari apa, mau seminggu libur terus menerus, siapa yang marahin….
Soal pendapatan gimana? Ini ni yang penting….he he he…. Sebagai ilustrasi saja, teman saya jualan bakso keliling, dalam sehari sedikitnya 25 ribu (lagi apes) – tak terhingga. Kerja kasar sih, tapi setidaknya dalam sebulan ia mampu menghasilkan rp 750.000-tak terhingga. Cukup gak ya untuk hidup di Surabaya?
Saya punya teman kerja kantoran, tenaga administrasi lah sebutannya. Kerjanya tulas-tulis, corat coret, gajiannya pas 750.000.
Kedua teman saya itu berada di level sama, kopral! Bedanya, si abang tukang bakso dengan pakaian seadanya bisa punya penghasilan tak terhingga… Sementara si tenaga administrasi dengan pakaian orang kantoran hanya punya penghasilan kurang dari sejuta sebulan.
Wah kok mendongeng ni jadinya…. (sudah cukup)
Kesamaannya juga ada, yakni dalam bekerja harus bersungguh-sungguh, niat ingsun. Dan terus semangat….
Akhirnya saya dan keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
Minal aidin wal faidin, mohon maaf lahir dan batin.






















