Selain Tugu Pahlawan, Bambu Runcing dan tugu Suro lan Boyo di depan Bon Bin, sebenarnya masih ada lagi tetenger di Surabaya ini. Tapi ini tetenger tak resmi, tapi yang jelas ini sudah ada sejak saya masih kecil dan sampai sekarang masih berdiri dan masih belum berubah!
Coba saja lihat di terminal Joyoboyo. Tepatnya di atas kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Perhubungan Joyoboyo. Sebuah reklame dari biskuit legendaris Khong Guan.
Dulu, sebelum terminal Purabaya (orang Surabaya biasa menyebut terminal Bungurasih), reklame berbentuk kaleng biskuit raksasa itu sudah berdiri.
Sampai sekarang, kaleng raksasa itu masih terus berdiri. Kok awet yo? Mulane iku, aku dadi duwe pertanyaan, opo iku mbayar nang Pemkot Suroboyo opo nek gak mbayar, yo wis menyisan didadekno ae tugu pengenal Suroboyo.
Yo opo cak lan ning?

